Motivasiku hari ini belajar dari kisah nabi adam alaihi salam.
Sejak adam diciptakan dari segumpal tanah lalu Allah memberinya ruh dan adam ditempatkan disyurga maka allah memuliakan adam, sehingga memerintahkan penduduk syurga lainnya seperti malaikat dan iblis untuk sujud kepada adam.
Malaikat bersujud namun iblis yang memiliki sifat sombong tidak mau sujud kepada adam. Dan sejak itulah Allah memberi tahu adam bahwa iblis adalah musuh yang nyata buat adam beserta keturunannya.
Allah mengingatkan adam agar adam berhati hati terhadap tipu daya iblis, kalo sudah tertipu hanya akan menyengsarakan adam sendiri. Namun karena adam terlupa akan peringatan allah satu kali saja saat adam dirayu iblis untuk memakan buah khuldi.
Memberi pelajaran berharga untuk adam agar tidak mengulangi kesalahan sama dan nabi adam memohon ampun kepada Allah atas kesalahannya tersebut. Betapa Allah yang Maha bijaksana masih memberi kasih sayangNya, walau adam sudah sesat dan melupakan larangan allah.
Tapi Allah tetap masih sangat mencintai semua makhluk ciptaanNya. Sehingga Allah memberi ampunan kepada adam dan menurunkannya ke bumi untuk jadi khalifah dibumi.
Pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah ini adalah tentang betapa pentingnya kesungguhan hati dalam beribadah kepada Allah subhanahu wata'ala.
Maka belajar dari kisah nabi adam, kita sebagai keturunannya yang bermusuhan dengan iblis, kita wajib berhati hati selalu terhadap tipu daya iblis.
Kita harus selalu mengingat segala peringatan dari Allah. Sebagai manusia yang imannya kadang kuat kadang lemah, harus selalu memohon pertolongan allah dalam menjalani kehidupan sehari hari, juga dalam beribadah jangan merasa puas apalagi berbangga diri.
Diperlukan terus usaha dan kesungguhan hati. Memaksimalkan sisa usia yang ada untuk berjuang terus dengan sabar dalam menjalankan ibadah untuk mencari pahala dan ridho hanya dari Allah subhanahu wata'ala.
Sampaikan walau satu ayat
Surat Tha Ha Ayat 115
وَلَقَدْ عَهِدْنَا إِلَىٰ آدَمَ مِنْ قَبْلُ فَنَسِيَ وَلَمْ نَجِدْ لَهُ عَزْمًا
Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat.
Sumber : http://sytablog.blogspot.co.id
Comments
Post a Comment